Saturday, June 3, 2017

Wisata Kuliner Yogyakarta Enak Dan Murah

Yogyakarta sekarang ini berubah menjadi salah satu tujuan liburan murah yang menarik bagi orang jalannya - jalan anda. Selain karena semakin banyaknya promo tiket murah ke Yogyakarta, memang sejak dulu kota ini merupakan tempat yang menyenangkan untuk berburu kuliner lezat yang murah di Yogyakarta.

Jadi, Yogyakarta menjadi tujuan liburan favorit bukan karena ada banyak promo tiket ya. Nah, dia kira-kira 5 Kuliner murah, populis, tapi enak di Yogyakarta, yang bisa jadi referensi ke teman-teman semua musafir mungkin sedang berlibur ke Yogyakarta.


1. Kalimilk, yang Bikin Traveling semakin seru


Bepergian tapi tetap hidup sehat? Tentusaja bisa! Berliburlah ke! Di kota ini tidak hanya berserakan tentang kedai kopi itu. Kedai susu murni juga semakin menjamur di berbagai pelosok Yogyakarta. Salah satu yang dikenal dengan nama Kalimilk. Pelanggan Kalimilk unik ini memiliki panggilan unik. Mereka disebut "Neneners" karena berasal dari kata 'nenen' yang berarti menyusu.

Kalimilk menjadi karean yang sangat terkenal adalah pelopor susu toko di Yogyakarta. Kalimil menjadi unik karena menawarkan aneka rasa susu murni dengan porsi biasa juga melayani gajah atau sari jumbo. Untuk varian yang tersedia adalah rasa durian, susu coklat, teh hijau dan cookies yang sangat lezat. Tak hanya susu, Kalimilk juga menyediakan aneka makanan ringan seperti sandwich, sosis panggang dan juga kentang goreng. Kalimilk terletak di Jalan Kaliurang KM 4.9, Yogyakarta.


2. Cobalah makan di Gudeg Pawon, salah satu pionir Gudeg Yogyakarta sejak tahun 1958


Makan liburan tanpa berusaha Menciptakan liburan spesial akan kosong. Memang dengan identitasnya sebagai kota, teman-teman keliling akan dengan mudah menemukan warung yang menjual gudeg. Tapi untuk cinta teman yang hangat dan tulus-teman mungkin perlu mencoba traveler yang namanya Gudeg Pawon.

Candi Gudeg Pawon sendiri sudah didirikan pada tahun 1958. Sudah cukup lama mereka sudah melayani pelanggannya di dapur. Ya mereka menjual enggak di restoran yang atraktif atau semacamnya, tapi mereka yang langsung menjual gudeg di dapur atau dalam bahasa jawa juga disebut 'pawon Temple'. Ini juga alasan mengapa mereka dikenal sebagai Gudeg Pawon.

Karena biasanya buka di malam hari, Gudeg Pawon sangat cocok untuk kelaparan di malam hari. Mereka buka jam 10 malam. Kalau begitu, Gudeg Pawon tidak pernah sepi, dan selalu penuh menyerang pelanggan setia. Khusus untuk berporsi besar dengan lauk ayam dan telur yang lezat. Dilengkapi segelas teh panas akan membuat suasana kuliner di Yogyakarta akan lebih mengesankan. Lokasi Gudeg Pawon terletak di jalan Dr. Soepomo, Operasi, Yogyakarta.

3. Broil Klathak Pak Pong membuat Anda kecanduan



Buat teman-teman yang suka dengan traveller dengan goat sate cuisine, berarti Anda harus mencoba nama Sate Klathak. Salah satu yang terkenal dan meramaikan dunia kuliner di Yogyakarta adalah Sate Klathak Pak Pong. Sate Klathak Pak Pong sedikit berbeda dengan Sate kambing lainnya.

Jika metode memasak Sate biasanya dengan banyak bumbu diminyaki sebelum dibakar, sate klathak khas Pak Pong dibakar hanya dengan menggunakan garam dan lada saja. Namun, dengan kesederhanaan bumbu kaleng tadi membuat Satay Klathak memiliki cita rasa yang khas, lezat juga enak di lidah. Sateen Klathak memang unik, terkenal karena tidak menggunakan tusuk sate yang terbuat dari bambu, tapi malah menggunakan palangnya!

Disebutkan, jika penggunaan jeruji ini sebagai tusuk sate akan membuat daging lebih merata. Wajar saja sih, besi adalah konduktor panas yang baik kan kan? Selain kalai ini juga dikatakan sebagai tindakan peduli terhadap lingkungan karena bisa tusuk sate bar bisa digunakan berkali-kali. Jika kalian ingin mencoba sate klathak, mungkin bisa mampir ke Jalan Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.


4. Menu Tavern Djelata Rakjat, populis, tapi enak sekali


Namanya agak unik, kedai Djelata milik orang. Dari namanya saja sudah bisa dibayangkan kalau salah satu kuliner keren di Yogyakarta ini mengusung konsep tempo. Jika enggak yakin coba deh, masuk dan pesan beberapa menu. Teman-teman traveller akan dibawa ke era jadul tempo dulu. Ditambah dengan sepeda hiasan di dalam ruangan juga pecah yang terbuat dari seng dengan motif khas. Semua terkesan nostalgia!

Tak hanya dekorasi dan peralatan makan, menu makanan asalkan tidak kalah jadul. Di teman-teman penjelajah Djelata Rakjat-teman bisa menemukan makanan dan minuman yang mungkin hanya akan kalian dengar dari cerita kakek - Nenek.

baca juga artikel kuliner lainnya:

No comments:

Post a Comment